Perempuan yang Menanam Badai di Pulau Run

Original AI-generated book

Perempuan yang Menanam Badai di Pulau Run

About this book

Tahun 1612, di garis sejarah yang tidak pernah tercatat dalam buku mana pun: Kepulauan Banda tidak jatuh ke tangan VOC, karena pala di sana bukan sekadar rempah. Setiap butir yang berkecambah melepaskan sihir sungguhan—badai yang bisa dipanggil, luka yang bisa ditutup, darah yang bisa diikat. Di atas ladang rempah itu, kerajaan-kerajaan Nusantara membangun peradaban sihir, dan Pulau Run menjadi benteng terakhir yang masih berani mengajarkan ilmunya kepada anak-anak berbakat. Nyi Teguh Wulandari, 54 tahun, guru besar sihir ladang, telah melatih dua generasi penyihir muda di bawah bayang-bayang armada Belanda yang tak pernah benar-benar pergi. Rambutnya kelabu dikepang rapat, jari-jarinya berbau cengkih gosong yang tak mau hilang, dan tangan kanannya cacat—tiga jari hilang dua puluh tahun lalu, dilemparkan sihir musuh. Ia mengajar dengan tangan kiri yang justru lebih presisi. Murid-muridnya takut padanya. Menghormatinya. Dan tidak satu pun tahu bahwa setiap malam ia menulis surat kepada Pieter van Hessen, 38 tahun, juru gambar peta Belanda yang terdampar di Run setelah kapalnya karam tiga tahun lalu—lelaki yang bukan penyihir, tetapi bisa melihat aliran sihir pala sebagai garis-garis cahaya yang tak kasatmata bagi siapa pun. Ketika sebuah armada baru datang membawa sesuatu yang lebih berbahaya daripada meriam—cara memanen sihir pala tanpa tanah, tanpa doa, tanpa harga—Wulandari harus memilih antara mengajar murid-muridnya bertahan hidup atau mengajar mereka menang. Antara ilmu yang ia sumpah lindungi dan tubuh yang mulai menagih bayaran setiap mantra. Dan antara pulau yang membesarkannya dan seorang lelaki yang datang dari bangsa yang ingin memakannya. Sebuah roman gelap tentang guru dan murid, penjajah dan yang dijajah, tentang harga dari mencintai di garis depan, dan tentang perempuan setengah baya yang memutuskan bahwa badai terakhir akan ditanamnya sendiri.

Book details

Genres:
Romantasy, Fantasi Sejarah Alternatif, Fantasi Epik Pesisir, Drama Perang
Language:
id
Published:
2026-07-30
Content rating:
R

Featured books

See all books in the bookstore